NDUGA - Komitmen TNI dalam mendukung perekonomian masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Satuan Tugas (Satgas) Yonif 300/Brajawijaya menggelar program ROSITA (Borong Hasil Tani) di wilayah Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Dansatgas Yonif 300/Brajawijaya, Letkol Inf Joko Nugroho, S.T., M.Han., ini disambut antusias oleh warga setempat. Para petani yang tengah menjajakan hasil bumi tampak sumringah saat prajurit TNI membeli langsung komoditas pertanian mereka.
Dalam suasana penuh keakraban, prajurit berinteraksi hangat dengan masyarakat sembari memborong berbagai hasil tani, mulai dari sayuran segar hingga umbi-umbian. Langkah ini menjadi solusi konkret atas keterbatasan akses pasar yang selama ini dihadapi warga di wilayah pedalaman.
“Program ROSITA ini bukan sekadar kegiatan jual beli, tetapi bagian dari kepedulian kami untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami ingin memastikan hasil jerih payah petani dapat dihargai dengan layak, ” ujar Letkol Inf Joko Nugroho.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut juga menjadi strategi teritorial untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mendorong semangat masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
Selain membantu perputaran ekonomi lokal, hasil tani yang dibeli oleh Satgas kemudian dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi prajurit maupun didistribusikan kembali sebagai bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Salah satu warga mengungkapkan rasa syukur atas kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Satgas sangat membantu masyarakat yang selama ini kesulitan menjual hasil panen.
“Kami sangat terbantu. Biasanya hasil kebun sulit terjual, tapi dengan adanya Satgas yang membeli langsung, kami jadi lebih semangat bertani, ” ujar seorang warga.
Melalui program ROSITA, Satgas Yonif 300/Brajawijaya tidak hanya menjaga stabilitas keamanan wilayah, tetapi juga hadir sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat dapat terwujud melalui aksi yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. (*)

Updates.